Konsep Segmenting Positioning Targeting Pasar
Pasar merupakan sekumpulan individu yang dapat dijadikan sebagai konsumen dari produk yang dijual. Konsumen dapat dilihat dari umur, jenis kelamin, kelas sosial, latar belakang sosial budaya, dan gaya hidup yang berbeda. Dengan keadaan yang heterogen tersebut memungkinkan pihak perusahaan untuk memilah kelompok konsumen berdasarkan consumer behavioral characteristics. Dengan kata lain perusahaan melakukan suatu kegiatan yang disebut segmentasi (Stanton, 2009).
Strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu, pada masingmasing tingkatan dan acuan serta alokasinya, terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan persaingan yang selalu berubah. Dengan kata lain, strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu pada masing-masing tingkatan dan acuan serta alokasinya, terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan persaingan yang selalu berubah.
Konsep Nilai Pelanggan
Menurut Gale (1994) bahwa : persepsi konsumen terhadap nilai atas kualitas yang ditawarkan relative lebih tinggi dari pesaing akan mempengaruhi tingkat loyalitas konsumen, semakin tinggi persepsi nilai yang dirasakan oleh pelanggan, maka semakin besar kemungkinan terjadinya hubungan (transaksi). Dan hubungan yang diinginkan adalah hubungan yang bersifat jangka panjang, sebab usaha dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan diyakini akan jauh lebih besar apabila harus menarik pelanggan baru atau pelanggan yang sudah meninggalkan perusahaan, dari pada mempertahankannya.
a. Pasar (grosir, pengecer dan eksportir)
1. Pasar Grosir
Pasar grosir adalah tempat kegiatan atau usaha perdagangan yang menjual barang dalam partai besar, misalnya lusinan, kodian. Pasar grosir dimiliki oleh pedagang besar dan pembelinya pedagang eceran.
2. Pasar Eceran
Pasar eceran adalah suatu pasar yang menjual barang langsung ke tangan pemakai akhir atau konsumen dengan jumlah satuan atau eceran. Contoh pedangang eceran seperti alfa mini market dan indomaret. Sedangkan pedagang dalam pasar eceran disebut pengecer (retailing) ataupun toko eceran (retail store).
3. Eksportir / Pengekspor
Eksportir merupakan orang perseorangan atau badan hukum yang melakukan ekspor. Ekspor merupakan kegiatan menjual barang negara lain. Setiap barang yang akan diekspor memiliki ketentuan masing-masing tergantung dari jenis barangnya. Beberapa pajak ekspor yang dikenakan diantaranya pada ekspor kayu, rotan, dan crude palm oil (CPO).
b. Pelanggan lokal, Nasional dan Internasional
Pelanggan adalah suatu lembaga, instansi, organisasi atau juga perorangan yang membeli barang atau jasa dari perusahaan secara rutin atau terus menerus karena barang yang di belinya dapat bermanfaat baginya. Dan dapat di Tarik kesimpulan bahwa orang-orang tersebut adalah yang memberikan perhatian penuh kepada produk atau jasa dari perusahaan tersebut.
1. Pelanggan Lokal yaitu pelanggan yang memiliki fungsi pelayanan lingkungan sekitar pasar atau transaksinya eceran
2. Pelanggan Nasional yaitu pelanggan yang mempunyai fungsi pelayanan nasional dan lokal serta sistem transaksinya secara borongan diberbagai daerah dan masih didalam satu wilayah negara.
3. Pelanggan Internasional yaitu pelanggan yang keseluruhan permintaan dan penawaran yang berhubungan satu sama lainnya meliputi seluruh dunia.
Segmentasi
Segmentasi pasar yaitu pembagian kelompok pembeli yang potensial dan beranekaragam kedalam kelompok -kelompok yang lebih kecil dengan pola-pola kebutuhan pembelinya sama. Peran manajer pemasaran haruslah efektif dalam membagi pasar kedalam bagian-bagian yang secara strategis karena lebih mudah diatur sehingga dapat menentukan target pasar dan memuaskan kebutuhan pasar yang ditargetkan tersebut akan lebih akurat dengan membuat perubahan-perubahan kecil dalam bauran pemasaran (Agustini,2003).
Posisi Pasar
Posisi pasar adalah segala upaya untuk mendesain produk atau merk untuk dapat menempati suatu posisi yang unik di enak konsumen. Terdapat empat tahap dalam menentukan positioning, yaitu:
1. Identifikasi target akan memberikan gambaran perusahaan dalam membangun brand image.
2. Menentukan frame of reference pelanggan (asumsi yang dapat diterima oleh konsumen)
3. Merumuskan point of differentiation
4. Menetapkan keunggulan kompetitif dari segi produk.
Sasaran / Targetting Pasar
Menurut Solomon dan Stuart (2002), target adalah kelompok yang dipilih oleh perusahaan untuk dijadikan sebagai pelanggan sebagai hasil dari segmentasi dan penargetan. Perusahaan dapat memilih dari empat strategi peliputan pasar, antara lain:
Undifferentiated targeting strategy
Strategi ini menganggap suatu pasar sebagai satu pasar besar dengan kebutuhan yang serupa, sehingga hanya ada satu bauran pemasaran yang digunakan untuk melayani semua pasar. Perusahaan mengandalkan produksi, distribusi, dan periklanan massa guna menciptakan citra superior di mata sebagian besar konsumen.
Differentiated targeting strategy
Perusahaan menghasilkan beberapa produk yang memiliki karakteritik yang berbeda. Konsumen membutuhkan variasi dan perubahan sehingga perusahaan berusaha untuk menawarkan berbagai macam produk yang bisa memenuhi variasi kebutuhan tersebut.
Concentrated targeting strategy
Perusahaan lebih memfokuskan menawarkan beberapa produk pada satu segmen yang dianggap paling potensial.
Custom targeting strategy
Perusahaan lebih mengarah kepada pendekatan terhadap konsumen secara individual .
Komentar
Posting Komentar