Gali Ide Usahamu
·
Ide dan Peluang Kewirausahaan
Ide dapat menjadi peluang apabila wirausaha
bersedia melakukan evaluasi terhadap peluang secara terus-menerus melalui
proses penciptaan sesuatu yang baru dan berbeda, mengamati peluang, menganalisis
pross secara mendalam, dan memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi. Untuk
memperoleh peluang, wirausaha harus memiliki kemampuan dan pengetahuan, seperti
kemampuan menghasilkan produk atau jasa, menghasilkan nilai tambah, merintis
usaha, melakukan proses atau teknik, atau mengembangkan organisasi baru. Ide
pasti menghasilkan peluang, sebaliknya, tidak adanya ide tidak akan menghasilkan
peluang.
·
Metode dalam Mencari Gagasan Usaha
Sebelum mengetahui metode dalam mencari gagasan usaha,
terlebih dahulu kita mengetahui Metode Mengenali Gagasan Usaha
1.
Inovasi Teknologi
Metode ini adalah suatu cara untuk mengenali ide
dengan cara melakukan pencarian terobosan atau temuan, perbaikan dari teknologi
yang ada sehingga semakin hari semakin banyak ragamnya. Inovasi bertujuan untuk
memperluas pasar, melindungi dari kemungkinan masuknya saingan baru dan
memperluaskan pasar.
2.
Pencarian Langsung
Penjaringan ide usaha dapat dilakukan dengan cara
mencari langsung melalui suatu riset yang telah dirancang secara teliti, dengan
tujuan untuk menemukan produk atau usaha baru.
3.
Analisis Pemakaian Akhir
Metode
penjaringan ide ini dilakukan dengan cara mengamati pemakaian pemakai akhir
dari suatu produk. Semua keluhan, kelemahan dicari penyebabnya. Adanya analisis
pemakai akhir akan mendorong munculnya gagasan penyempurnaan atau pembuatan
produk baru sebagai pengganti.
4.
Metode Kreatif
Metode ini
dilakukan dengan mengenali segala sesuatu dari pelaku, kreatifitas yang sangat
menentukan gagasan usaha yang akan muncul.
5.
Metode Aliansi, Akuisisi, dan Lisensi
Metode ini
umumnya muncul karena ada beberapa keterbatasan, misalnya keterbatasan pasar,
keterbatasan sumber daya manusia, ada pemikiran tidak perlu terlalu lama untuk
memajukan suatu usaha, dan ada pemikiran tidak perlu terlalu lama untuk
menunjukan suatu usaha.
·
Analisis SWOT
Analisis
SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi
suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal
(dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities
dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode
evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya
menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.
Analisis
SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
• Strengths (kekuatan)
merupakan
kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang
ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh
organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
• Weakness (kelemahan)
merupakan
kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis
yang ada. Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh
organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
• Opportunities (peluang)
merupakan
kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi
merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri,
misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
• Threats (ancaman)
merupakan
kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi,
proyek atau konsep bisnis itu sendiri. Grid di atas merangkum beberapa bidang
subjek yang perlu mempertimbangkan baik faktor internal maupun faktor
eksternal. Grid ini dapat digunakan sebagai judul topik bila kita bekerja dalam
kelompok-kelompok kecil (gagasan yang baik bila kelompokmu lebih besar dari
delapan orang).
·
Analisi Pesaing
Hal-hal yang perlu diketahui dari pesaing dan
terus-menerus kita pantau adalah produk pesaing, baik mutu kemasan, label, atau
lainnya. Kita bandingkan kelebihan produk yang dimiliki pesaing berikut
kelemahan yang dimilikinya dengan produk kita.
Hal-hal
yang perlu diketahui dari pesaing adalah tentang:
1.
kelengkapan, mutu, desain dan bentuk produk;
2.
harga yang ditawarkan;
3.
saluran distribusi atau lokasi cabang yang
dimiliki;
4.
promosi yang dijalankan;
5.
rencana kegiatan pesaing ke depan.
Komentar
Posting Komentar